PENGARUH PENGENDALIAN INTERNAL, MORALITAS INDIVIDU DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KECENDERUNGAN KECURANGAN AKUNTANSI PEMERINTAH DESA DAN KELURAHAN SEKECAMATAN KEMPAS
Keywords:
Pengendalian Internal, Moralitas Individu, Budaya OrganisasiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh pengendalian internal, moralitas individu, dan budaya organisasi terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi pemerintah desa dan kelurahan di Kecamatan Kempas. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan populasi berupa pegawai pengelola keuangan di 10 desa dan 2 kelurahan di Kecamatan Kempas. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert kepada 48 responden yang terdiri dari kepala desa, sekdes, bendahara, dan operator Siskudes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian internal, moralitas individu, dan budaya organisasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi pemerintah desa dan kelurahan. Secara parsial, pengendalian internal dan moralitas individu berpengaruh negatif terhadap kecenderungan kecurangan, sementara budaya organisasi berpengaruh positif. Kesimpulan ini didukung oleh nilai Adjusted R Square sebesar 0,755 menandakan bahwa variabel-variabel tersebut mampu menjelaskan variasi kecenderungan kecurangan akuntansi pemerintah desa dan kelurahan sebesar 75,5%. Penelitian ini memberikan kontribusi untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi integritas akuntansi pemerintah desa dan kelurahan dan menawarkan implikasi praktis untuk pihak terkait dalam meningkatkan tata kelola keuangan desa dan kelurahan.